Kedekatan tidak menuntut ritme sosial yang sama
Ada pertemanan yang sangat sehat meski satu orang suka keluar, ramai, dan bertemu banyak orang, sementara yang lain lebih suka rencana yang tenang. Masalahnya bukan beda ritme, tapi kalau salah satu ritme dianggap satu-satunya bentuk kedekatan yang sah.
Setiap gaya sebenarnya sedang menjaga ketakutan yang berbeda
Pihak yang lebih sosial kadang takut hubungan akan dingin kalau tidak ada gerak. Pihak yang lebih tenang kadang takut habis energi kalau terlalu banyak undangan, orang, dan aktivitas.
Pertemanan jangka panjang menemukan ritme di tengah
Biasanya hubungan jadi lebih enak saat satu pihak mau menawarkan versi yang lebih ringan dan pihak lain mau lebih jelas soal bentuk kehadiran yang masih bisa dia jaga tanpa kelelahan.
